NEWS

TMMD 129 Datang, Warung Makan Bu Yatini Tambah Ramai, Rezeki Keluarga Kini Lebih Pasti

Kehadiran Satgas TMMD ke-129 Kodim 0802/Ponorogo membawa dampak positif bagi pelaku usaha kecil di Desa Bulu Lor. Warung sederhana milik Bu Yatini kini menjadi dapur yang setiap hari melayani kebutuhan makan para prajurit.

Ponorogo - Wartakotakita.com – Aroma nasi pecel dan sayur lodeh yang biasanya hanya dinikmati warga sekitar Dukuh Bibis, Desa Bulu Lor, Kecamatan Jambon, kini semakin sering mengepul dari dapur sederhana milik Ibu Yatini (52). Sejak Satgas TMMD ke-129 Kodim 0802/Ponorogo hadir di desanya, warung makan yang sebelumnya ramai-sepi tak menentu kini memiliki aktivitas yang jauh lebih rutin, Minggu (19/07/2026).

Setiap hari, Bu Yatini terbiasa menyiapkan aneka menu rumahan seperti nasi pecel, nasi sayur lodeh, hingga berbagai jajanan ringan. Selama ini, penghasilannya bergantung pada pembeli yang datang silih berganti. Ada hari ketika dagangan cepat habis, tetapi tak jarang pula warungnya sepi.

Namun, suasana berubah ketika program TMMD ke-129 dimulai di Desa Bulu Lor. Bu Yatini dipercaya menyiapkan konsumsi bagi 14 personel Satgas TMMD yang tinggal di rumah warga tak jauh dari warungnya.

"Sebelumnya biasa masak untuk jualan ya pecel dan lodeh. Sejak ada TMMD sekarang khusus masak hanya untuk bapak-bapak TNI saja,"tuturnya dengan wajah sumringah.

Setiap hari, ia menyusun menu yang berbeda agar para prajurit tidak bosan. Semua hidangan disajikan secara prasmanan, sehingga setiap anggota Satgas dapat mengambil makanan sesuai kebutuhan mereka.

Bagi Bu Yatini, kesempatan tersebut bukan hanya menambah pekerjaan, tetapi juga menghadirkan kepastian penghasilan yang selama ini sulit didapatkan. Di balik kesibukan memasak, terselip rasa syukur karena usahanya kini berjalan lebih stabil.

Dukungan penuh juga datang dari sang suami, Pak Hendro (53), yang ikut membantu kelancaran usaha keluarga.

"Alhamdulillah sangat membantu, dan suami sangat mendukung,"ujar Bu Yatini.

Dengan logat Jawanya yang khas, ia pun mengungkapkan rasa bahagianya.

"Sakderenge nggih enten, kadang sepi kadang rame, nek wonten pak tentara ngeten niki dadi rutin," katanya sambil tersenyum dan menyiapkan hidangan makan siang.

Program TMMD ternyata bukan hanya menghadirkan pembangunan fisik di Desa Bulu Lor, tetapi juga menggerakkan roda perekonomian masyarakat kecil. Warung-warung, toko kelontong, hingga penyedia kebutuhan harian ikut merasakan dampak positif dari kehadiran para prajurit.

Selama pelaksanaan TMMD ke-129, seluruh personel Satgas tinggal di rumah-rumah warga sesuai kapasitas masing-masing. Salah satunya rumah milik Bapak Triono, yang menjadi tempat tinggal bagi 14 personel Satgas TMMD. Kedekatan lokasi rumah tersebut dengan warung Bu Yatini membuat aktivitas penyediaan konsumsi berlangsung lebih mudah dan efisien.

Bagi Bu Yatini, TMMD bukan sekadar program pembangunan desa. Kehadiran para prajurit telah menghadirkan harapan baru, membuktikan bahwa pembangunan juga bisa membawa berkah bagi usaha kecil dan kehidupan masyarakat sekitar.

Reporter: MdC0802
Penulis : Eka Harnawa
Editor: Tim Redaksi Wartakotakita.com
Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image