NEWS

Jalan Simo–Klego Boyolali Sempat Lumpuh Akibat Pohon Tumbang, Babinsa dan Warga Sigap Buka Akses

Hujan deras dan angin kencang robohkan pohon besar di Desa Kedunglengkong, akses vital kembali normal berkat gotong royong cepat.

Boyolali - Wartakotakita.comCuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang menyebabkan sebuah pohon besar tumbang dan menutup Jalan Utama Simo–Klego, tepatnya di Desa Kedunglengkong, Kecamatan Simo, Kabupaten Boyolali, Selasa dini hari (17/02/2026).

Peristiwa tersebut sempat membuat arus lalu lintas terhenti total. Batang pohon berdiameter cukup besar melintang di badan jalan, sementara ranting dan dedaunan berserakan menutup hampir seluruh jalur kendaraan. Jalan Simo–Klego sendiri dikenal sebagai akses penghubung vital antarwilayah yang cukup padat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.

Melihat kondisi tersebut, Babinsa Koramil 12/Simo Kodim 0724/Boyolali, Serda Joko Riyanto, bersama warga sekitar langsung bergerak cepat melakukan evakuasi. Tanpa menunggu lama, mereka bahu membahu memotong batang pohon dan membersihkan ranting yang berserakan.

Suasana gotong royong pun terlihat kompak. Sebagian warga menggunakan alat seadanya untuk memotong cabang pohon, sementara yang lain membantu menyingkirkan potongan kayu ke tepi jalan agar kendaraan bisa kembali melintas. Berkat kerja sama yang solid, akses jalan berhasil dibuka kembali dalam waktu relatif singkat.

Menurut keterangan Babinsa, tumbangnya pohon dipicu oleh akar yang mulai rapuh akibat tergerus air hujan serta terpaan angin kencang yang cukup kuat. Kondisi tanah yang labil setelah diguyur hujan deras mempercepat robohnya pohon tersebut.

“Beruntung saat kejadian tidak ada kendaraan yang melintas, sehingga tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerugian material,” ujar Babinsa di sela kegiatan pembersihan.

Sementara itu, Danramil 12/Simo Kapten Inf Hariyanto menyampaikan apresiasi atas kesigapan anggota dan kepedulian masyarakat dalam menghadapi situasi darurat tersebut. Ia menegaskan bahwa sinergi antara TNI dan warga menjadi kunci utama dalam penanganan cepat bencana alam skala lokal.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama di tengah kondisi cuaca yang masih berpotensi ekstrem. Pohon-pohon besar di sekitar permukiman dan jalur lalu lintas sebaiknya dipantau kondisinya guna mengantisipasi kejadian serupa.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bahwa kewaspadaan dan semangat gotong royong merupakan kekuatan utama masyarakat dalam menghadapi ancaman bencana alam. Berkat respons cepat Babinsa dan warga, jalur Simo–Klego kini kembali normal dan dapat dilalui dengan aman.

Reporter : Agus Kemplu
Penulis : Eka Harnawa
Editor : Tim Redaksi Wartakotakita.com

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image