NEWS

37 Grup Reyog Sumatera Selatan Terima Piagam LDA Keraton Surakarta, Semangat Lestarikan Budaya Ponorogo Kian Menggelora

Penghargaan Budaya dari Keraton Surakarta Jadi Penyemangat Pelestari Reyog di Palembang, Banyuasin, dan Musi Banyuasin

Palembang, Sumatera Selatan - Wartakotakita.com -Suasana haru dan bangga menyelimuti pertemuan para pelestari seni tradisi saat 37 piagam penghargaan resmi diserahkan kepada grup Reyog Ponorogo se-Kota Palembang, Banyuasin, dan Musi Banyuasin. Piagam tersebut berasal dari Lembaga Dewan Adat (LDA) Keraton Surakarta Hadiningrat yang diwakili oleh KRAT Sunarso Suro Agul-Agul.

Penyerahan piagam ini bukan sekadar seremoni, melainkan pengakuan moral dan budaya atas dedikasi para pelestari Reyog Ponorogo di tanah Sumatera Selatan. Para sesepuh dan tokoh Reyog Ponorogo menerima penghargaan tersebut dengan penuh rasa syukur dan kebanggaan.

Momentum ini menjadi simbol kuat bahwa Reyog Ponorogo tidak hanya hidup dan berkembang di tanah kelahirannya, tetapi juga tumbuh subur di perantauan, khususnya di wilayah Sumatera Selatan.

Apresiasi Keraton untuk Pelestari Budaya di Perantauan

Dalam sambutannya, perwakilan LDA Keraton Surakarta menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk perhatian dan dukungan terhadap para pegiat budaya yang terus menjaga marwah kesenian tradisi Jawa, khususnya Reyog Ponorogo.

Reyog bukan sekadar pertunjukan seni, tetapi juga sarat nilai filosofi, sejarah, serta ajaran tentang keberanian, kesetiaan, dan perjuangan. Oleh karena itu, eksistensi grup-grup Reyog di Palembang, Banyuasin, dan Musi Banyuasin menjadi bukti nyata bahwa budaya dapat menyatukan lintas wilayah dan generasi.

Sebanyak 37 grup Reyog menerima piagam secara langsung melalui perwakilan sesepuh dan tokoh Reyog Ponorogo, yang selama ini menjadi pembina sekaligus penjaga pakem pertunjukan agar tetap sesuai dengan nilai-nilai aslinya.

Penyemangat untuk Terus Membudayakan Reyog

Bagi para pelestari, penghargaan ini menjadi suntikan semangat baru. Piagam dari LDA Keraton Surakarta bukan hanya simbol penghormatan, tetapi juga amanah untuk terus mengembangkan dan membudayakan seni Reyog Ponorogo di Sumatera Selatan.

Di tengah arus modernisasi dan perubahan zaman, tantangan pelestarian budaya semakin besar. Namun semangat para pelaku seni Reyog di Sumsel menunjukkan bahwa kecintaan terhadap budaya leluhur tidak akan luntur.

Generasi muda pun mulai dilibatkan dalam berbagai latihan dan pementasan, sehingga Reyog Ponorogo tidak sekadar menjadi tontonan, tetapi juga tuntunan dan identitas budaya yang diwariskan secara berkelanjutan.

Komitmen Bersama Menjaga Warisan Budaya

Para sesepuh Reyog Ponorogo berharap agar momentum ini menjadi titik awal kolaborasi yang lebih luas antara komunitas budaya di Sumatera Selatan dengan pihak-pihak yang peduli terhadap pelestarian seni tradisi.

Dengan adanya dukungan moral dari Keraton Surakarta, diharapkan grup-grup Reyog di Palembang, Banyuasin, dan Musi Banyuasin semakin solid, kreatif, dan konsisten dalam menjaga pakem serta kualitas pertunjukan.

Penyerahan 37 piagam ini bukanlah akhir, melainkan awal dari langkah panjang dalam menjaga warisan budaya bangsa. Semoga penghargaan ini menjadi penyemangat untuk terus membudayakan Seni Reyog Ponorogo di Sumatera Selatan, agar tetap hidup, berkembang, dan membanggakan di kancah nasional maupun internasional.

Reporter : Tim Media Pakasa Gebang Tinatar
Penulis : Eka Harnawa
Editor : Tim Redaksi Wartakotakita.com

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image