Sanji Dalang Bocah Dari Sanggar Pasopati, Siswa SDN 1 Balong Raih Juara 1 ZAPO Competition 2026
![]() |
| Pak Mus Mujiono (kiri) panitia lomba menyerahkan piala Juara 1 kepada Sanji (kanan) pada ajang Lomba Dalang Bocah ZAPO Competition 2026. |
Sanji Tampil Gemilang, Bukti Pembinaan Seni dan Pendidikan Berjalan Selaras
Ponorogo - Wartakotakita.com - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh pelajar Kabupaten Ponorogo. Dharmesta Juvenugroho Sanjiasworo, yang akrab disapa Sanji, siswa kelas 6 SD Negeri 1 Balong, yang juga murid Sanggar Seni Pedalangan Pasopati asuhan Ki KRT Sentho Yitno Carito berhasil meraih Juara 1 Lomba Dalang Bocah dalam ZAPO Competition 2026 yang diselenggarakan di wilayah Bakorwil Madiun, Rabu, 4 Februari 2026.
ZAPO Competition merupakan ajang lomba tahunan bergengsi yang diselenggarakan oleh SMP Negeri 1 Ponorogo bagi siswa kelas 5 dan 6 SD/MI, khususnya di wilayah Bakorwil Madiun. Kompetisi ini mencakup berbagai bidang akademik seperti Matematika, IPA, dan IPS, serta non-akademik meliputi seni, agama, dan budaya, dengan tujuan mengembangkan potensi, bakat, serta karakter peserta didik.
Pada pelaksanaan tahun 2026, ZAPO Competition diikuti sebanyak 749 peserta yang berasal dari 80 sekolah, dengan total 18 cabang lomba. Skala kompetisi yang besar menjadikan ajang ini sebagai wadah strategis dalam pembinaan prestasi dan karakter generasi muda.
Sanji, yang juga merupakan murid Sanggar Seni Pedalangan Pasopati di bawah asuhan Ki Sentho Yitno Carito, tampil meyakinkan dengan penguasaan teknik mendalang, alur cerita yang runtut, serta penghayatan nilai-nilai moral yang kuat. Perpaduan pendidikan formal di sekolah dan pembinaan seni di sanggar menjadi faktor utama keberhasilannya.
Usai menerima penghargaan, Sanji menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut.
“Saya sangat bersyukur dan senang bisa meraih juara. Ini berkat bimbingan guru, orang tua, Ki Sentho, Ki Joko, dan Ki Manto, Saya ingin terus belajar dan mengembangkan kemampuan mendalang,”ungkapnya.
Sementara itu, pembina Sanji, Ki Sentho Yitno Carito, menyampaikan bahwa prestasi ini merupakan hasil dari proses pembinaan yang berkelanjutan.
“Sanji memiliki kemauan belajar yang tinggi dan disiplin. Prestasi ini bukan akhir, tetapi awal untuk terus menanamkan kecintaan terhadap seni pedalangan dan budaya bangsa,”tuturnya.
Panitia ZAPO Competition 2026 juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para guru, kepala sekolah SD/MI, serta orang tua yang telah berpartisipasi dan mendukung penuh pelaksanaan kegiatan. Diharapkan ajang ini mampu melahirkan anak-anak hebat yang berprestasi, berkarakter, serta menjunjung tinggi nilai sportivitas, kejujuran, dan disiplin.
Sebagai bentuk penghargaan, para pemenang ZAPO Competition 2026 menerima sertifikat dan uang pembinaan, sebagai motivasi untuk terus meningkatkan prestasi di bidang akademik maupun non-akademik.
Penulis : Eka Harnawa
Editor : Tim Redaksi wartakotakita.com

