Babinsa Turun ke Sawah, Dampingi Petani Cabut Bibit Padi di Babadan Ponorogo
Pendampingan Serma Rustanuddin wujud nyata dukungan TNI terhadap ketahanan pangan dan kesejahteraan petani desa binaan.
Ponorogo – Wartakotakita.com - Semangat kebersamaan antara TNI dan petani kembali terlihat di hamparan sawah Dusun Ngrambang, Desa Pondok, Kecamatan Babadan, Kabupaten Ponorogo, Minggu (15/02/2026). Seorang Bintara Pembina Desa (Babinsa) tampak ikut membaur bersama warga, mencabut bibit padi dari persemaian untuk dipindahkan ke lahan tanam yang telah disiapkan.
Adalah Serma Rustanuddin, anggota Koramil Tipe B 0802/03 Babadan, Kodim 0802/Ponorogo, yang hari itu melaksanakan pendampingan sekaligus pengawalan kegiatan pertanian di wilayah desa binaannya. Tanpa ragu, ia turun langsung ke sawah membantu proses ndaut atau mendaut, yakni mencabut bibit padi dari persemaian sebelum ditanam kembali di petak sawah.
Bibit-bibit padi yang masih muda itu dicabut dengan hati-hati agar akarnya tetap terjaga. Setelah terkumpul, bibit tersebut akan segera dipindahkan ke lahan milik Bapak Agus Sujarwo, anggota Kelompok Tani Sumber Rejeki Dusun Ngrambang.
“Salah satu kegiatan kami hari ini adalah pendampingan terhadap petani yang sedang ndaut atau mencabut bibit padi dari persemaian untuk ditanam di lahan sawah milik Bapak Agus Sujarwo,” ujar Serma Rustanuddin di sela kegiatan.
Menurutnya, pendampingan seperti ini merupakan bagian dari tugas rutin Babinsa dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Kehadiran Babinsa di tengah petani bukan hanya sebatas pengawasan, tetapi juga menjadi tenaga tambahan yang membantu meringankan pekerjaan di lapangan.
Ia menjelaskan bahwa proses ndaut membutuhkan ketelatenan dan ketahanan fisik, karena dilakukan di lahan yang becek dengan posisi membungkuk dalam waktu cukup lama. Dengan adanya bantuan dari Babinsa, pekerjaan menjadi lebih cepat selesai dan beban kerja petani pun terasa lebih ringan.
“Pendampingan dan pengawalan ini terus kami lakukan guna membantu serta meringankan beban kerja petani agar tetap semangat dalam bercocok tanam,” terang Babinsa Desa Pondok tersebut.
Lebih dari sekadar membantu secara fisik, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan emosional antara TNI dan masyarakat. Kebersamaan di sawah menciptakan komunikasi yang hangat, penuh canda, serta rasa saling percaya yang semakin kuat.
Para petani pun menyambut baik kehadiran Babinsa di tengah aktivitas mereka. Mereka merasa diperhatikan dan didukung, terlebih dalam menghadapi berbagai tantangan pertanian seperti cuaca yang tidak menentu maupun fluktuasi hasil panen.
Melalui langkah-langkah sederhana seperti mendampingi proses pencabutan bibit padi, Kodim 0802/Ponorogo menunjukkan komitmennya dalam menjaga ketahanan pangan dari tingkat desa. Sinergi antara TNI dan petani ini diharapkan terus terjalin, sehingga produksi pertanian tetap optimal dan kesejahteraan masyarakat semakin meningkat.
Kegiatan pendampingan ini pun menjadi bukti nyata bahwa kemanunggalan TNI dan rakyat tidak hanya hadir dalam pembangunan fisik, tetapi juga dalam aktivitas keseharian masyarakat, termasuk di tengah lumpur sawah yang menjadi sumber kehidupan banyak keluarga di Ponorogo.
Reporter : MdC0802
Penulis : Eka Harnawa
Editor : Tim Redaksi Wartakotakita.com
