Gempa Bumi 6,4 SR Guncang Ponorogo, Sejumlah Rumah Warga Roboh
TNI Bersama Warga Bahu Membahu Atasi Dampak Bencana
PONOROGO - Wartakotakita.com - Suasana dini hari yang seharusnya sunyi berubah menjadi kepanikan setelah gempa bumi berkekuatan 6,4 Skala Richter mengguncang wilayah Jawa Timur, Jumat (06/02/2026), sekitar pukul 01.06.10 WIB. Gempa dengan pusat di laut, sekitar 90 kilometer Tenggara Pacitan, turut dirasakan kuat hingga Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya.
Getaran gempa yang terjadi secara tiba-tiba membuat warga terbangun dari tidur. Beberapa di antaranya bahkan harus berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri. Dampak gempa pun tak terelakkan, dengan sejumlah rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan, bahkan roboh.
Menyikapi kondisi tersebut, Komandan Kodim 0802/Ponorogo Letkol Arh Farauk Saputra, S.Sos., MMDS, yang saat kejadian tengah melaksanakan tugas luar daerah, bergerak cepat. Melalui saluran media sosial dan komunikasi internal, beliau langsung memerintahkan seluruh Danramil jajaran untuk melakukan pengecekan menyeluruh terhadap dampak gempa di wilayah binaan masing-masing.
Instruksi tersebut segera ditindaklanjuti. Para Danramil menggerakkan Bintara Pembina Desa (Babinsa) untuk turun langsung ke lapangan. Hasil pendataan awal menunjukkan adanya sejumlah rumah warga yang mengalami kerusakan serius akibat guncangan gempa.
Berdasarkan laporan petugas piket di Koramil setempat, beberapa warga yang terdampak di antaranya Ibu Paniyem, warga Kelurahan Surodikraman, Kecamatan/Kabupaten Ponorogo, yang rumahnya bagian samping timur roboh. Kemudian Bapak Misman, warga Dukuh Banyon, Desa Nglewan, Kecamatan Sambit, yang rumahnya mengalami rusak berat hingga roboh.
Kerusakan juga terjadi di Desa Gombang, Kecamatan Slahung, menimpa Bu Supi (65 tahun) dan Muh Arif (50 tahun). Keduanya mengalami kerugian material akibat tembok rumah yang runtuh. Sementara itu, di Dusun Bogem RT 02 RW 02, Kecamatan Sampung, Lestari (49 tahun) melaporkan satu bangunan gudang kosong miliknya roboh akibat gempa.
Sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab kemanusiaan, anggota Kodim 0802/Ponorogo dari Koramil-Koramil terdampak langsung berbaur bersama anggota Polsek, BPBD, unsur terkait, dan masyarakat setempat. Mereka bahu membahu membantu proses evakuasi, pembersihan puing-puing bangunan, serta memastikan kondisi warga dalam keadaan aman.
Kehadiran TNI di tengah masyarakat pada situasi darurat ini menjadi bukti nyata bahwa negara hadir di saat rakyat tertimpa musibah. Sinergi antara aparat dan warga mencerminkan kuatnya semangat gotong royong yang terus hidup di tengah masyarakat Ponorogo.
Hingga saat ini, pendataan dan penanganan dampak gempa masih terus dilakukan, sembari menunggu langkah lanjutan dari instansi terkait guna memastikan kebutuhan dan keselamatan warga terdampak dapat terpenuhi dengan baik.
Reporter : MdC0802
Penulis : Eka Harnawa
Editor : Tim Redaksi Wartakotakita.com

