NEWS

Perempuan Diduga Menceburkan Diri ke Sungai Brantas di Sanankulon, Blitar

Warga dan pengendara memadati Jembatan Kademangan usai dugaan perempuan menceburkan diri ke Sungai Brantas.

Jejak Sunyi di Tepi Brantas, Perempuan Diduga Mengakhiri Hidup di Aliran SungaiSandal Tertinggal, Motor Terparkir, dan Harapan yang Terbawa Arus

Blitar - Wartakotakita.comSore itu, aliran Sungai Brantas mengalir seperti biasa. Namun di balik gemuruh airnya, sebuah peristiwa menggetarkan warga Dusun Mboro, Kelurahan Tuliskriyo, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar. Seorang perempuan diduga menceburkan diri ke sungai, meninggalkan jejak sunyi berupa sandal hitam, sepeda motor, dan pertanyaan besar tentang siapa dirinya.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 15.00 WIB, di aliran Sungai Brantas yang berada sekitar 100 meter sebelah timur Jembatan Kademangan. Warga setempat menjadi saksi awal ketika seorang perempuan datang seorang diri dengan mengendarai sepeda motor Yamaha Mio G warna hitam kombinasi putih, velg putih, bernomor polisi AG 5828 KAN.

Motor itu diparkir rapi di pinggir jalan, dekat rumah warga. Tak ada percakapan, tak ada tanda mencolok. Hanya sepasang sandal hitam yang kemudian ditinggalkan di sekitar lokasi parkir, seolah menjadi penanda langkah terakhir sebelum perempuan tersebut berjalan menuju tepi Sungai Brantas.

Tak lama berselang, ketenangan sore itu pecah. Suara benturan air terdengar cukup keras dari arah sungai, disertai teriakan warga, 

“ENEK SUARANE WONG KECEMPLUNG”
Seruan spontan itu mengundang warga sekitar berlarian menuju bantaran sungai.

Di hadapan mata mereka, perempuan tersebut masih terlihat berada di aliran sungai. Ia sempat berpegangan pada akar pohon di tepi sungai, berusaha melawan derasnya arus air yang mengalir kuat. Warga berupaya mendekat, berharap bisa memberikan pertolongan.

Namun harapan itu pupus. Saat jarak semakin dekat, perempuan tersebut diduga sengaja melepaskan pegangan dari akar pohon. Tubuhnya kemudian terseret arus Sungai Brantas yang deras ke arah barat, menuju wilayah Kabupaten Tulungagung. Dalam hitungan detik, sosok itu menghilang dari pandangan, meninggalkan kepanikan dan duka mendalam bagi warga yang menyaksikan.

Identitas korban hingga kini belum diketahui secara pasti. Namun di lokasi kejadian, petugas dan warga menemukan sejumlah barang yang diduga milik korban, yakni sepeda motor Yamaha Mio G, dompet warna hitam, serta STNK sepeda motor yang ditemukan di dalam jok kendaraan.

STNK tersebut tercatat atas nama TUMIATI, dengan alamat Dusun Sanan RT 01 RW 03, Desa Jugo, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar. Temuan ini menjadi petunjuk awal bagi aparat untuk menelusuri kepastian identitas korban.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, aparat terkait segera mengamankan Tempat Kejadian Perkara, mengamankan seluruh barang bukti, serta melakukan koordinasi dengan BPBD Kabupaten Blitar untuk upaya pencarian korban di sepanjang aliran sungai. Koordinasi juga dilakukan dengan Polsek Kesamben guna penelusuran identitas berdasarkan dokumen kendaraan yang ditemukan.

Laporan resmi kejadian ini telah disampaikan kepada Bupati Blitar, Wakil Bupati Blitar, serta Sekretaris Daerah Kabupaten Blitar. Hingga kini, pencarian masih dilakukan dan pihak berwenang menyatakan bahwa perkembangan terbaru akan segera dilaporkan apabila ditemukan informasi baru terkait identitas korban maupun hasil pencarian.

Sementara itu, Sungai Brantas kembali mengalir dalam sunyinya, menyisakan tanda tanya dan duka, serta jejak peristiwa yang tak mudah dilupakan oleh warga Sanankulon.

Reporter : Mistoyo
Penulis : Eka Harnawa
Editor : Tim Redaksi Wartakotakita.com

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image