NEWS

Gotong Royong Koramil Ampel, Pemkab Boyolali, dan Warga Bersihkan Pura Agung Dharma Buana Demi Sukseskan Hari Desa Nasional 2026

TNI, Polri, dan warga bergotong royong membersihkan Pura Agung Dharma Buana sebagai wujud toleransi dan persiapan Hari Desa Nasional 2026.

Gotong Royong Lintas Elemen Warnai Bakti Desa di Pura Agung Dharma Buana, Boyolali

Boyolali - Wartakotakita.comPagi itu, udara di Dukuh Sidosari terasa berbeda. Di antara pepohonan dan bangunan suci Pura Agung Dharma Buana, derap langkah dan sapu lidi bergerak seirama. Semangat kebersamaan menyatu dalam kegiatan bakti desa yang digelar Sabtu (10/01/2026), sebagai bagian dari persiapan menyukseskan Hari Desa Nasional yang tahun ini dipusatkan di Kabupaten Boyolali.

Di lokasi, Danramil 05/Ampel Kodim 0724/Boyolali Kapten Arh Eko Yanu P tampak membaur bersama jajaran Forkopimcam Ampel, mendampingi Wakil Bupati Boyolali, Ibu Dwi Fajar Nirvana. Tidak ada sekat jabatan. Semua bergandengan tangan—TNI, Polri, Karang Taruna, relawan, hingga warga sekitar—membersihkan area pura dengan penuh rasa tanggung jawab.

Bakti desa ini bukan sekadar kerja fisik. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi simbol nyata bagaimana desa dibangun dari kesadaran bersama. Dalam sambutannya, Wakil Bupati Boyolali Ibu Dwi Fajar Nirvana mengungkapkan rasa syukur atas kelancaran kegiatan serta mengapresiasi partisipasi seluruh elemen yang terlibat.

Bakti desa ini merupakan wujud nyata pembangunan desa, bukan hanya dari sisi kebersihan lingkungan dan kesehatan, tetapi juga sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pemerintah daerah berkomitmen terus membangun desa dengan melibatkan peran aktif masyarakat,” tuturnya.

Ia menegaskan bahwa kemandirian desa harus terus diperkuat melalui peningkatan Pendapatan Asli Desa (PADes) dan optimalisasi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Selain itu, budaya bersih perlu ditanamkan sejak dari rumah, dimulai dengan kebiasaan memilah sampah, agar desa yang bersih mampu menjadi contoh bagi wilayah lain.

Gotong royong adalah kearifan lokal yang harus terus dijaga. Kepala desa dituntut untuk inovatif dalam pelayanan dan pembangunan, serta mampu bersinergi dengan seluruh elemen demi menyukseskan program nasional maupun daerah,” tambahnya.

Sementara itu, Danramil 05/Ampel Kapten Arh Eko Yanu P menekankan bahwa kegiatan gotong royong memiliki peran strategis dalam mempererat hubungan antara aparat kewilayahan dan masyarakat.

Gotong royong mendorong kebersamaan dan solidaritas. Ini bukan hanya tentang membersihkan lingkungan, tetapi juga membangun kepedulian sosial. Sebagai aparat kewilayahan, sudah menjadi tanggung jawab kami untuk terus menjaga hubungan harmonis dengan warga binaan,” ujarnya.

Ia berharap melalui karya bakti yang dilakukan secara rutin, kemanunggalan TNI dan rakyat akan semakin kuat, sekaligus menjadi fondasi dalam menjaga stabilitas dan ketahanan wilayah desa.

Kegiatan bakti desa tersebut ditutup dengan doa bersama, memohon ridho Allah SWT agar seluruh rangkaian Hari Desa Nasional berjalan lancar dan sukses, membawa keberkahan, mempererat persatuan, serta mewujudkan desa yang mandiri dan sejahtera.

Reporter : Agus Kemplu
Penulis : Eka Harnawa
Editor : Tim Redaksi Wartakotakita.com

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image