Di Balik Seragam Loreng, Ada Kebanggaan Mengabdi: Kisah Personel Satgas TMMD 129 yang Menjadi Bagian dari Harapan Warga Bulu Lor
Ponorogo - Wartakotakita.com – Bagi prajurit TNI, tugas bukan sekadar menjalankan perintah. Di balik setiap tetes keringat yang jatuh saat mengangkat batu, memasang paving, hingga merehabilitasi rumah warga, tersimpan kebanggaan karena dapat hadir membawa harapan bagi masyarakat.
Semangat itulah yang tampak dalam pelaksanaan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun 2026 Kodim 0802/Ponorogo di Desa Bulu Lor, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo, Jumat (24/7/2026).
Program yang melibatkan personel TNI Angkatan Darat, Angkatan Laut, Angkatan Udara, Pemerintah Kabupaten Ponorogo, serta berbagai unsur terkait bersama masyarakat tersebut menjadi bukti nyata bahwa pembangunan desa adalah tanggung jawab bersama. TMMD bukan hanya membangun infrastruktur, tetapi juga mempererat hubungan antara TNI dan rakyat.
Di berbagai titik sasaran fisik, para personel Satgas bekerja tanpa mengenal lelah. Pemasangan paving, pembangunan jembatan, pembuatan talud, hingga rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dilakukan dengan penuh dedikasi demi meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Salah satu sosok yang mencerminkan semangat pengabdian itu adalah Kopka Guntar, personel dari Yon Zipur 5, yang mendapat tugas merehabilitasi rumah milik Bapak Misni (50). Baginya, kesempatan bergabung dalam Satgas TMMD merupakan kehormatan sekaligus kebanggaan tersendiri.
"Kami dari anggota bangga bisa membantu warga di sini, bisa berbaur dengan warga di sini, termasuk dengan Mbah Lurah, Pak Wo juga ikut berbaur," ungkap Kopka Guntar di sela-sela pekerjaannya.
Ucapan sederhana itu menggambarkan eratnya hubungan yang terjalin selama pelaksanaan TMMD. Tidak ada sekat antara prajurit dan masyarakat. Yang ada hanyalah semangat gotong royong untuk mewujudkan desa yang lebih baik.
Di tengah kesibukan merehabilitasi rumah milik Pak Misni, Kopka Guntar berharap seluruh rangkaian kegiatan TMMD dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat jangka panjang bagi warga.
"Harapannya TMMD 129 ini bisa berjalan lancar, bisa memberikan manfaat dan menyejahterakan warga," tuturnya.
Kebersamaan yang terbangun selama TMMD menjadi bukti bahwa pembangunan tidak hanya menghasilkan jalan, jembatan, atau rumah yang lebih layak huni. Lebih dari itu, TMMD menghadirkan rasa percaya, kepedulian, dan persaudaraan yang semakin menguatkan hubungan TNI dengan masyarakat. Di Desa Bulu Lor, setiap pekerjaan yang diselesaikan bukan hanya membangun fisik desa, tetapi juga menanamkan harapan bagi masa depan yang lebih baik.
Penulis: Eka Harnawa
Reporter: MdC0802
Editor: Tim Redaksi Wartakotakita.com
