Jembatan Dukuh Bibis Digarap dengan Penuh Perhitungan, Harapan Lama Warga Mulai Terwujud
Ponorogo - Wartakotakita.com - Di balik kokohnya sebuah jembatan, terdapat kerja keras, ketelitian, dan semangat gotong royong yang menyatu. Itulah yang tampak di pembangunan Jembatan Dukuh Bibis, Desa Bulu Lor, salah satu sasaran fisik TMMD ke-129 Kodim 0802/Ponorogo, Sabtu (25/07/2026).
Jembatan yang selama bertahun-tahun dinantikan masyarakat itu bukan sekadar proyek pembangunan biasa. Medan yang cukup ekstrem menjadi tantangan tersendiri bagi personel Satgas TMMD bersama warga. Lokasi jembatan berada pada persilangan jalan dan sungai dengan kemiringan sekitar 30 derajat, sementara kedalaman sungai dari permukaan jalan mencapai lebih dari lima meter.
Kondisi tersebut membuat setiap tahapan pekerjaan harus dilakukan dengan perhitungan yang sangat cermat. Sejak pagi, anggota Satgas TMMD bersama warga tampak sibuk mengukur ketinggian, kerataan, hingga kesikuan begisting yang akan menjadi penyangga pengecoran beton.
Ratusan batang bambu ori disusun menjadi perancah yang menjulang hingga lima meter dari dasar sungai. Konstruksi sementara itu dirancang kuat untuk menopang beban pengecoran beton pada ketinggian yang cukup ekstrem.
Tak hanya mengandalkan pengalaman, tim teknik juga memanfaatkan waterpass dan laser waterpass guna memastikan seluruh konstruksi benar-benar rata dan presisi. Sementara itu, berbagai klem penguat terus dipasang agar perancah tetap kokoh selama proses pembangunan berlangsung.
Di bawah koordinasi Peltu Daldiri, tim teknik bekerja tanpa henti menyelesaikan setiap detail pembangunan. Anggota Satgas TMMD lainnya sigap memenuhi kebutuhan material, sedangkan warga Dukuh Bibis bergotong royong membersihkan area sekitar lokasi pekerjaan.
Kebersamaan antara TNI dan masyarakat menjadi pemandangan yang begitu terasa. Tidak ada sekat di antara mereka. Semua bekerja dengan tujuan yang sama, yakni menghadirkan jembatan yang aman dan layak demi memperlancar aktivitas warga.
Di antara para pekerja, sosok Mbah Marmun (72) menjadi perhatian. Meski usianya tidak lagi muda, semangatnya tak kalah dengan warga lainnya.
"Alhamdulillah jembatan ini dibangun bapak-bapak TNI. Kami mengharapkan pembangunan jembatan ini sudah sejak zaman dahulu. Semenjak masyarakat sini banyak yang punya motor, bahkan mengangkut hasil panen dengan mobil, adanya jembatan ini menjadi sangat penting bagi kami," tuturnya.
Ia mengaku baru memahami mengapa pembangunan jembatan tersebut selama ini belum pernah terealisasi.
"Saya baru tahu kalau memang sejak dulu jembatan ini tidak dibangun-bangun, ternyata pembangunannya sangat sulit seperti itu," ujarnya sambil menunjuk para pekerja yang sedang memasang begisting.
Jembatan Dukuh Bibis bukan hanya akan menghubungkan dua sisi wilayah, tetapi juga menjadi simbol hadirnya TMMD ke-129 Kodim 0802/Ponorogo dalam menjawab kebutuhan masyarakat. Dengan kerja sama, ketelitian, dan semangat gotong royong, harapan yang selama ini tertunda perlahan mulai menjadi kenyataan.
Penulis : Eka Harnawa
Reporter : MdC0802
Editor : Tim Redaksi Wartakotakita.com
