NEWS

Empat Jembatan Perintis Garuda Tahap V Mulai Dibangun, Kodim Ponorogo Terus Perkuat Akses Wilayah Pedesaan

Pembangunan Infrastruktur Berlanjut Demi Membuka Konektivitas dan Mendorong Kesejahteraan Masyarakat

Ponorogo - Wartakotakita.com - Komitmen TNI dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur pedesaan kembali ditunjukkan oleh Kodim 0802/Ponorogo. Setelah berhasil menyelesaikan pembangunan empat Jembatan Perintis Garuda pada tahap sebelumnya, kini pembangunan kembali dilanjutkan melalui Program Jembatan Perintis Garuda Tahap V Tahun 2026 yang tersebar di empat kecamatan berbeda di Kabupaten Ponorogo.

Pekerjaan pembangunan yang dimulai pada Senin (08/06/2026) tersebut menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus membuka akses masyarakat menuju pusat ekonomi, pendidikan, maupun pelayanan publik.

Empat titik yang menjadi sasaran pembangunan meliputi Jembatan Armco di Desa Slahung, Kecamatan Slahung, Jembatan Armco di Desa Baosan Lor, Kecamatan Ngrayun, Jembatan Perintis Garuda di Desa Mojomati, Kecamatan Jetis, serta Jembatan Perintis Garuda di Desa Tempuran, Kecamatan Sawoo.


Di tengah aktivitas pembangunan, semangat gotong royong tampak mewarnai setiap tahapan pekerjaan. Anggota Kodim 0802/Ponorogo bahu-membahu bersama masyarakat, perangkat desa, dan berbagai unsur terkait untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai target.

Komandan Kodim 0802/Ponorogo, Letkol Arh Farauk Saputra, S.Sos., MMDS, sebelumnya menegaskan bahwa pemerintah bersama TNI Angkatan Darat akan terus hadir dalam mendukung kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan infrastruktur yang dibutuhkan warga.

Menurutnya, pembangunan Jembatan Perintis Garuda tidak dilakukan secara sembarangan. Setiap lokasi harus memenuhi kriteria yang telah ditetapkan pemerintah dan komando atas, terutama daerah yang belum memiliki jembatan memadai namun menjadi jalur vital bagi aktivitas masyarakat.

Keberadaan jembatan tersebut nantinya diharapkan mampu menghapus hambatan geografis yang selama ini menjadi kendala mobilitas warga. Dengan akses yang lebih baik, distribusi hasil pertanian, perdagangan, hingga pelayanan sosial akan menjadi lebih cepat dan efisien.


Selain membuka keterisolasian wilayah, pembangunan jembatan juga diyakini dapat menekan biaya transportasi barang dan jasa. Dampaknya tidak hanya dirasakan oleh masyarakat sekitar, tetapi juga berkontribusi terhadap pemerataan pembangunan di berbagai pelosok Kabupaten Ponorogo.

Hingga saat ini, progres pembangunan terus menunjukkan perkembangan. Berdasarkan data lapangan, Jembatan Armco Desa Slahung telah mencapai 3,97 persen, Jembatan Armco Desa Baosan Lor mencapai 2,62 persen, sedangkan Jembatan Perintis Garuda Desa Mojomati dan Desa Tempuran masing-masing telah mencapai 1,65 persen.


Meski masih berada pada tahap awal, optimisme masyarakat terhadap manfaat jangka panjang pembangunan tersebut sangat tinggi. Kehadiran jembatan yang layak diyakini akan menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi desa sekaligus mempererat hubungan antarwilayah di Kabupaten Ponorogo.

Reporter : MdC0802
Penulis : Eka Harnawa 
Editor : Tim Redaksi wartakotakita.com.
Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image