Karhutla 4,5 Hektare di Kupuk, Babinsa dan Unsur Terkait Berjibaku Padamkan Api
Karhutla Malam Hari, Babinsa Kodim Ponorogo dan Unsur Terkait Gerak Cepat Padamkan Api
Ponorogo - Wartakotakita.com - Ketika senja mulai berganti malam, kobaran api justru terlihat membakar kawasan hutan di Desa Kupuk, Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo. Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang mulai terjadi sekitar pukul 17.30 WIB tersebut langsung mendapat respons cepat dari aparat kewilayahan bersama sejumlah unsur terkait, Selasa (15/09/2026)
Menerima laporan dari masyarakat dan petugas Kehutanan, Babinsa Desa Kupuk Sertu Agus Widodo, anggota Koramil Tipe B 0802/11 Bungkal, Kodim 0802/Ponorogo, segera bergerak menuju lokasi untuk memastikan kondisi sekaligus melakukan upaya pemadaman.
Setibanya di lokasi, Babinsa langsung berkoordinasi dengan Polsek Bungkal, BPBD, Dinas Kehutanan serta masyarakat. Koordinasi tersebut dilakukan untuk mempercepat penanganan kobaran api yang terus menjalar di kawasan hutan.
“Menerima laporan dari masyarakat dan petugas Kehutanan, kami langsung terjun ke lokasi kejadian untuk selanjutnya berkoordinasi dengan unsur terkait, baik Polsek Bungkal, BPBD, Dinas Kehutanan serta masyarakat untuk bertindak cepat melakukan pemadaman,” ujar Sertu Agus Widodo.
Upaya pemadaman bukan perkara mudah. Lokasi kebakaran berada di medan yang cukup sulit, sementara angin bertiup sangat kencang, sehingga api berpotensi kembali menyala dan menyebar ke bagian hutan lainnya.
Kebakaran terjadi di sekitar koordinat -8.00108387, 111.47831256, dengan vegetasi yang terbakar berupa pohon jati dan sejumlah pohon campuran.
Di tengah kondisi tersebut, petugas dan masyarakat harus bekerja bersama menyusuri medan untuk melakukan pemadaman. Kobaran api yang terlihat semakin jelas ketika malam tiba membuat proses penanganan berlangsung cukup lama.
Berdasarkan laporan yang diterima Tim Media Center 0802, kebakaran menghanguskan kawasan hutan seluas kurang lebih 4,5 hektare.
Setelah berjibaku selama beberapa jam, api akhirnya berhasil dikendalikan. Proses pemadaman selesai sekitar pukul 23.30 WIB, setelah berbagai unsur terkait bersama masyarakat melakukan penanganan secara bersama-sama.
Peristiwa tersebut kembali menunjukkan pentingnya kecepatan laporan dan respons di lapangan dalam menghadapi Karhutla. Dengan kondisi medan yang sulit serta faktor angin yang dapat mempercepat penyebaran api, koordinasi lintas unsur menjadi bagian penting dalam upaya mencegah kebakaran meluas.
Reporter : MdC0802
Penulis : Eka Harnawa
Editor : Tim Redaksi Wartakotakita.com
