Pengecoran Jembatan TMMD 129 Libatkan Seluruh Elemen, Kamituwo Bibis Kerahkan Warga Hingga PSHT dan PSHW-TM Rayon Bulu Lor
PONOROGO - Wartakotakita.com – Semangat kebersamaan kembali terlihat dalam pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 di Desa Bulu Lor, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo, Sabtu (1/8/2026). Memasuki tahapan pengecoran jembatan yang menghubungkan Dukuh Bibis dan Dukuh Gupit, seluruh komponen masyarakat dikerahkan demi memastikan pekerjaan berlangsung tanpa hambatan.
Sejak pagi, suasana di lokasi pembangunan dipenuhi aktivitas gotong royong. Prajurit TNI, perangkat desa, masyarakat, Babinsa, anggota PSHT dan PSHW-TM Rayon Bulu Lor Ranting Jambon bahu-membahu mengangkat material, mengaduk beton, hingga menuangkannya ke badan jembatan. Semua bekerja dalam irama yang sama, demi menyelesaikan pengecoran dalam satu tahap.
Tahapan pengecoran memang menjadi salah satu proses paling krusial. Beton harus dicor secara terus-menerus (kontinu) agar tidak terjadi cold joint, retak struktur, maupun perbedaan tingkat kepadatan beton yang dapat memengaruhi kekuatan jembatan di masa mendatang.
Sebagai koordinator penggerak masyarakat, Kamituwo Dukuh Bibis, Sukadi (57), mengaku sengaja mengerahkan seluruh warga dari Dukuh Bibis maupun Dukuh Gupit agar kebutuhan tenaga kerja benar-benar terpenuhi.
"Pengecoran ini membutuhkan tenaga yang sangat banyak karena tidak boleh ditunda dan harus selesai dalam satu kali pengerjaan. Untuk itu kami gerakkan seluruh masyarakat dari Dukuh Bibis dan Dukuh Gupit," ujar Sukadi.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh warga yang hadir dengan penuh semangat dan keikhlasan demi mendukung keberhasilan pembangunan infrastruktur desa.
Di sisi lain, Komandan Kompi (Danki) Satgas TMMD ke-129, Kapten Ckm Suroto, turut memastikan seluruh tahapan pengecoran berjalan sesuai rencana. Di sela kesibukannya mengawasi seluruh sasaran fisik TMMD, ia juga ikut terjun langsung membantu proses pengecoran.
"Alhamdulillah, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga yang sangat antusias bergotong royong bersama kami dalam menuntaskan sasaran fisik TMMD, termasuk pengecoran jembatan hari ini," ungkap Kapten Ckm Suroto.
Kehadiran berbagai elemen masyarakat, termasuk anggota PSHT dan PSHW-TM Rayon Bulu Lor Ranting Jambon, menjadi bukti bahwa semangat persatuan mampu mengesampingkan berbagai perbedaan demi kepentingan bersama. Bersama TNI, mereka menunjukkan bahwa pembangunan desa bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi menjadi gerakan kolektif seluruh masyarakat.
Dengan semangat gotong royong, kebersamaan, dan kemanunggalan TNI bersama rakyat, pembangunan jembatan di TMMD ke-129 diharapkan segera rampung sehingga dapat memperlancar mobilitas masyarakat sekaligus meningkatkan perekonomian warga di kedua dukuh.
Reporter : MdC0802
Penulis : Eka Harnawa
Editor : Tim Redaksi Wartakotakita.com


