Sinergi TNI-Polri dan Warga Bersihkan Material Longsor, Jalur Ponorogo–Pacitan Kembali Normal
Kerja Bakti Bersama Jadi Bukti Kekompakan Hadapi Bencana Alam
Ponorogo - Wartakotakita.com - Semangat gotong royong kembali terlihat di wilayah Kecamatan Slahung, Kabupaten Ponorogo. Personel TNI dari Koramil Tipe B 0802/10 Slahung Kodim 0802/Ponorogo bersama anggota Polsek Slahung, petugas Damkar, Dinas Pekerjaan Umum serta masyarakat Dukuh Bukul, Desa Wates, bahu membahu melaksanakan kerja bakti pembersihan material longsor yang menutup akses jalan raya Ponorogo–Pacitan, Kamis (21/05/2026).
Kerja bakti tersebut dilakukan menyusul terjadinya bencana tanah longsor pada Rabu (20/05) yang menyebabkan material tanah menutup sebagian badan jalan di kilometer 237 dan 238 jalur Ponorogo–Pacitan. Kondisi tersebut sempat menghambat arus lalu lintas dari kedua arah dan menimbulkan antrean kendaraan.
Sejak pagi hari, personel gabungan bersama warga turun langsung ke lokasi dengan membawa berbagai peralatan manual seperti cangkul, sekop, sapu serta perlengkapan lainnya. Selain itu, alat berat juga dikerahkan guna mempercepat proses pembersihan material longsor yang menumpuk di badan jalan.
Suasana kerja bakti berlangsung penuh semangat kebersamaan. Seluruh unsur yang terlibat bekerja secara gotong royong demi memastikan akses jalan kembali aman dilalui masyarakat. Material tanah yang menutup sebagian ruas jalan secara bertahap berhasil disingkirkan hingga arus kendaraan kembali berjalan lancar.Babinsa Desa Wates, Serka Arifin, yang turut aktif dalam kegiatan tersebut mengungkapkan rasa syukur atas kekompakan seluruh pihak dalam menangani dampak bencana alam tersebut.
“Alhamdulillah berkat kebersamaan dan sinergitas yang kokoh kuat di antara kami, jalan kembali berfungsi normal,” ungkapnya.
Kebersamaan antara TNI, Polri, instansi terkait dan masyarakat dalam penanganan bencana tersebut menjadi bukti nyata bahwa budaya gotong royong masih terus terjaga. Respons cepat yang dilakukan juga membantu meminimalisir dampak gangguan aktivitas masyarakat akibat tertutupnya jalur utama penghubung Ponorogo dan Pacitan.
Reporter : MdC0802
Penulis : Eka Harnawa
Editor : Tim Redaksi wartakotakita.com.

