NEWS

Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap III di Ponorogo Digenjot, Akses Wilayah Terisolir Kian Terbuka

Empat titik proyek strategis dikerjakan serentak, progres pembangunan sudah menembus di atas 50 persen

Ponorogo - Wartakotakita.com - Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap III tahun 2026 di Kabupaten Ponorogo terus dikebut. Setelah keberhasilan pada tahap sebelumnya, kini Kodim 0802/Ponorogo kembali dipercaya melanjutkan program strategis tersebut di empat lokasi berbeda.

Adapun empat titik pembangunan jembatan tersebut tersebar di beberapa kecamatan, yakni Dukuh Goran, Desa Bungkal, Kecamatan Bungkal, Dukuh Glagahan, Desa Maguwan, Kecamatan Sambit, Dukuh Sidowayah, Desa Sidoharjo, Kecamatan Jambon, serta Desa Ngloning, Kecamatan Slahung.

Proses pengerjaan hingga saat ini terus berjalan dengan melibatkan sinergi antara anggota TNI, masyarakat setempat, perangkat desa, serta unsur terkait lainnya. Kolaborasi ini menjadi kunci percepatan pembangunan yang merupakan bagian dari program pemerintah pusat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Berdasarkan data terbaru, progres pembangunan di masing-masing lokasi menunjukkan capaian signifikan. Di Dukuh Goran, Bungkal telah mencapai 85,62 persen, kemudian di Dukuh Glagahan, Maguwan, Sambit hampir rampung dengan 97 persen. Sementara itu, di Dukuh Sidowayah, Jambon mencapai 74,23 persen, dan di Desa Ngloning, Slahung telah menyentuh 56,95 persen.

Komandan Kodim Ponorogo, Letkol Arh Farauk Saputra, S.Sos., MMDS, melalui Media Center 0802 menyampaikan apresiasi atas kerja keras seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan tersebut.

“Terima kasih kepada seluruh anggota Kodim 0802/Ponorogo, masyarakat, perangkat desa, serta semua pihak yang telah bekerja maksimal dan penuh tanggung jawab sejak awal hingga saat ini,”ujarnya.

Ia juga berharap seluruh proyek dapat segera diselesaikan, mengingat sebagian besar progres sudah melampaui 50 persen, bahkan ada yang hampir selesai.

“Harapan kami, pembangunan ini segera rampung dan bisa langsung dimanfaatkan masyarakat, sehingga benar-benar mampu meningkatkan konektivitas infrastruktur serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal,”tambahnya.

Dengan terbangunnya jembatan di wilayah-wilayah yang sebelumnya terisolir, diharapkan akses masyarakat menjadi lebih mudah. Dampaknya tidak hanya pada sektor ekonomi, tetapi juga pendidikan dan percepatan pembangunan desa secara menyeluruh.

Keberadaan Jembatan Perintis Garuda ini diyakini menjadi penggerak utama dalam membuka keterisolasian wilayah sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat Ponorogo.

Reporter : MdC0802
Penulis : Eka Harnawa
Editor : Tim Redaksi Wartakotakita.com


Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image