Reog Dimuliakan, Ruwahan Bersama PPSR Madiun Raya di Umbul Square, Spirit Budaya dan Nasionalisme Menyatu
Madiun - Wartakotakita.com - Suasana sakral berpadu hangat menyelimuti Pendopo Umbul Square, Minggu sore 8 Februari 2026, dalam acara Ruwahan dan Pemberian Penghargaan Paguyuban Pelestari Seniman Reog (PPSR) Madiun Raya dari LDA KERATON SURAKARTA HADININGRAT. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi, memperkuat spiritualitas, sekaligus meneguhkan komitmen pelestarian budaya adiluhung Jawa, khususnya seni Reog.
![]() |
| Gusti Wirabhumi menyerahkan Penghargaan kepada Seniman Reog Anggota PPSR Madiun Raya |
Acara diawali dengan sambutan dari Direktur Umbul Square Agus Mehendra yang menyampaikan ucapan terima kasih dan selamat datang kepada seluruh tamu undangan, tokoh budaya, serta para seniman Reog. Ia berharap kegiatan ruwahan dan pemberian penghargaan ini dapat berjalan lancar, penuh khidmat, dan membawa keberkahan bagi semua pihak.
![]() |
| Gusti Moeng menyerahkan penghargaan kepada Seniman Reog anggota PPSR Madiun |
Dalam kesempatan tersebut, Ketua PPSR Madiun Raya, KRAT Irsyad Pujo Diningrat, menegaskan komitmen PPSR untuk terus nguri-uri budaya Jawa. Ia menyampaikan bahwa PPSR bersama seluruh anggotanya bertekad untuk terus belajar dan mendalami nilai-nilai budaya, termasuk rencana nderek sinau budaya wonten Karaton Surakarta.
“Kula lan sedaya PPSR badhe nderek sinau budaya wonten Karaton Surakarta. Budaya harus terus dipelajari dan dijaga agar tidak tergerus zaman,” ungkapnya.
![]() |
| Gusti Wirabhumi pada saat sambutan memberikan apresiasi terhadap para Seniman Reog PPSR Madiun Raya |
Pesan spiritual juga disampaikan oleh KPH Eddy Wirabhumi Ketua Eksekutif LDA yang mengajak seluruh hadirin untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT. Menurutnya, kekuatan spiritual menjadi landasan utama dalam menjaga keseimbangan kehidupan bermasyarakat dan berbangsa.
“Kita harus mendekatkan diri kepada Allah. Semoga keadaan ini segera membaik. Budaya harus kita jaga sebagai jati diri bangsa untuk menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya dan mewujudkan kecintaan kepada NKRI,” tuturnya.
![]() |
| Gusti Moeng menyerahkan penghargaan kepada Seniman Reog anggota PPSR Madiun |
Sementara itu, Ketua LDA, GKR Koes Moertiyah Wandansari yang akrab disapa Gusti Moeng menyampaikan bahwa LDA memberikan penghargaan sebagai bentuk apresiasi kepada para pelaku seni, komunitas, dan tokoh yang telah berjasa dalam menjaga kelestarian seni Reog dan ritual Jawi yang memiliki nilai spiritual sangat tinggi.
![]() |
| Seniman Reog anggota PPSR Madiun Raya Foto Bersama Gusti Wirabhumi dan Direktur Umbul Square |
Dalam acara tersebut, penghargaan diberikan kepada sejumlah pihak yang dinilai konsisten dan berdedikasi dalam pelestarian seni Reog, di antaranya 48 Paguyuban Reog , komunitas Boreg (Bolo Reog) yang terdiri dari 17 penerima, termasuk Empu Patih Supri, serta institusi pendidikan SMPN 1 Jetis Ponorogo yang aktif mendukung pelestarian seni budaya daerah.
Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada Brigjen Purn. TNI Budi Kusworo, sebagai tokoh pembina Reog yang memiliki rekam jejak panjang dalam pengembangan kesenian Reog di berbagai daerah.
![]() |
| Penyerahan Penghargaan kepada Brigjend Purn. TNI Budi Kusworo oleh Gusti Wirabhumi Ketua Eksekutif LDA Keraton Surakarta Hadiningrat |
Dalam testimoninya, Brigjen Purn. TNI Budi Kusworo mengungkapkan rasa terima kasih dan kebanggaannya atas penghargaan tersebut. Ia mengenang pengalamannya sekitar sepuluh tahun lalu saat membina kesenian Reog di Muara Enim hingga berhasil menembus 10 besar Festival Reog Nasional.
“Penghargaan ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi saya. Kesenian Reog harus terus kita jaga dan lestarikan agar dapat diwariskan kepada anak cucu kita nanti,” ujarnya.
Melalui kegiatan ruwahan dan pemberian penghargaan ini, PPSR Madiun Raya bersama para tokoh budaya menegaskan kembali bahwa pelestarian seni tradisi bukan sekadar menjaga kesenian, melainkan juga merawat nilai spiritual, identitas bangsa, serta memperkuat persatuan dan kesatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.
![]() |
| Penampilan Reog PPSR MADIUN RAYA |
Seusai kegiatan seremonial, rangkaian acara dilanjutkan dengan pementasan kesenian Reog Ponorogo dari berbagai anggota PPSR Madiun Raya, yang tampil dengan penuh semangat dan kekhidmatan. Setiap gerak, irama, dan simbol dalam pementasan menjadi penegasan bahwa Reog bukan sekadar tontonan, melainkan identitas dan kebanggaan budaya.
Reporter : Imam Sobirin
Penulis : Eka Harnawa
Editor : Tim Redaksi Wartakotakita.com







