Edukasi Kebangsaan Penuh Keceriaan, Perkenalkan Profesi TNI kepada Anak Usia Dini di Boyolali
Kegiatan yang dipimpin Sertu Waluyo bersama Serda Rahmad serta didampingi Bhabinkamtibmas setempat ini berlangsung dalam suasana penuh kehangatan dan keceriaan. Para Babinsa berinteraksi langsung dengan anak-anak TK, memperkenalkan profesi Tentara Nasional Indonesia (TNI), khususnya TNI Angkatan Darat, dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami.
Anak-anak tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut. Mereka mendengarkan dengan penuh rasa ingin tahu, bahkan berani menjawab pertanyaan yang diajukan Babinsa. Suasana belajar terasa berbeda, lebih hidup, dan sarat nilai kebangsaan.
Dalam kesempatan itu, Sertu Waluyo menjelaskan bahwa pendidikan Taman Kanak-kanak merupakan jenjang awal yang sangat penting sebelum anak memasuki Sekolah Dasar (SD). Fase ini menjadi fondasi pembentukan karakter, kedisiplinan, serta kecintaan terhadap bangsa dan negara.
“Sebagai Babinsa, kami memiliki kewajiban untuk menjaga silaturahmi dan berinteraksi langsung dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk sekolah TK yang ada di wilayah binaan. Anak-anak adalah generasi penerus bangsa yang harus dikenalkan nilai-nilai kebangsaan sejak dini,” ungkapnya.
Tak hanya itu, Babinsa juga memperkenalkan pakaian dinas lapangan (GAMAD) yang dikenakan prajurit TNI AD. Melalui pengenalan tersebut, anak-anak diajak untuk memahami sekaligus menghormati profesi aparat negara yang bertugas menjaga kedaulatan dan keamanan wilayah.
Kegiatan ini menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dan rakyat, sekaligus mempererat hubungan antara aparat kewilayahan dengan masyarakat, khususnya di lingkungan pendidikan. Edukasi yang dilakukan dengan pendekatan humanis diharapkan mampu menanamkan rasa bangga, disiplin, dan cinta tanah air sejak usia dini.
Penulis : Eka Harnawa
Editor : Tim Redaksi Wartakotakita

