Babinsa Gemolong Latih Survival Siswa SMK Sakti Sragen untuk Bentuk Karakter Tangguh dan Mandiri
Sragen – Wartakotakita.com - Upaya membentuk generasi muda yang disiplin, tangguh, dan mandiri terus dilakukan melalui sinergi antara TNI dan dunia pendidikan. Salah satunya diwujudkan oleh Babinsa Koramil 15/Gemolong Kodim 0725/Sragen, Sertu Sutardi, yang memberikan materi survival kepada siswa ketarunaan di SMK Sakti Gemolong, Rabu (11/02/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program pembinaan karakter serta peningkatan kemampuan dasar lapangan bagi para siswa. Di tengah suasana pelatihan yang penuh semangat, para siswa mendapatkan pembekalan teori sekaligus praktik langsung mengenai teknik bertahan hidup di alam terbuka.
Materi yang diberikan meliputi teknik dasar survival, seperti cara membuat tempat perlindungan darurat (bivak), mencari sumber air, menyalakan api secara sederhana, hingga teknik navigasi darat. Tak sekadar mendengarkan penjelasan, para siswa juga diajak mempraktikkan langsung setiap materi agar lebih memahami dan terampil dalam penerapannya.
Menurut Sertu Sutardi, kemampuan survival bukan hanya penting saat menghadapi kondisi darurat di alam bebas, tetapi juga sebagai sarana melatih mental, ketahanan fisik, serta kemampuan berpikir cepat dalam situasi sulit.
“Materi survival ini bertujuan untuk melatih kemandirian, keberanian, dan kerja sama tim. Seorang taruna harus siap menghadapi berbagai tantangan dengan sikap tenang dan penuh perhitungan,” tegasnya.
Antusiasme para siswa terlihat jelas sepanjang kegiatan berlangsung. Dengan penuh semangat, mereka bekerja sama membangun bivak sederhana dan mempraktikkan teknik navigasi darat. Kegiatan ini sekaligus menanamkan nilai kebersamaan, gotong royong, serta kepemimpinan di antara sesama siswa.
Perwakilan pihak sekolah, Bp. Hariyanto, mengapresiasi peran aktif Babinsa dalam mendukung program ketarunaan di sekolah. Menurutnya, kehadiran TNI melalui pembinaan seperti ini memberikan dampak positif dalam membentuk karakter siswa.
Ia berharap melalui pelatihan tersebut, para siswa tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, disiplin, serta jiwa nasionalisme yang tinggi.
Melalui pembekalan materi survival ini, Sertu Sutardi berharap siswa ketarunaan mampu tumbuh menjadi generasi muda yang siap menghadapi tantangan zaman, bermental baja, serta memiliki semangat pantang menyerah dalam meraih cita-cita.
Pembinaan semacam ini menjadi bukti nyata bahwa pendidikan karakter bukan hanya dibangun di ruang kelas, tetapi juga melalui pengalaman langsung di lapangan yang membentuk ketahanan, kecakapan, dan jiwa kepemimpinan generasi penerus bangsa.
Reporter : Agus Kemplu
Penulis : Eka Harnawa
Editor : Tim Redaksi Wartakotakita.com
