Pendampingan Babinsa di Desa Sawuh Perkuat Ketahanan Pangan
Pendampingan intensif dari sawah hingga panen menjadi bukti nyata komitmen TNI dalam mendukung program hanpangan nasional.
Ponorogo - Wartakotakita.com - Kehadiran para Bintara Pembina Desa (Babinsa) dari Kodim 0802/Ponorogo dalam mendampingi petani terus memberikan dampak signifikan terhadap penguatan ketahanan pangan di wilayah pedesaan. Komitmen tersebut kembali terlihat pada kegiatan pendampingan yang berlangsung, Senin (02/03/2026).
Sejak tahap awal pengolahan lahan, penyemaian benih, proses tanam, perawatan, hingga masa panen dan pemasaran hasil pertanian, seluruh rangkaian kegiatan tidak lepas dari monitoring dan pengawalan Babinsa. Pendekatan ini dilakukan untuk memastikan produktivitas pertanian berjalan optimal.
Salah satu contoh nyata dilakukan oleh Serda Hermanto, anggota Koramil Tipe B 0802/04 Siman yang sehari-hari bertugas sebagai Babinsa Desa Sawuh, Kecamatan Siman, Kabupaten Ponorogo. Ia turun langsung ke sawah milik Bapak Boiran, anggota Kelompok Tani Subur Makmur Desa Sawuh, untuk mendampingi proses pemupukan tahap kedua pada tanaman padi yang memasuki masa pertumbuhan vegetatif.
“Kami berada di sawah milik Bapak Boiran dalam rangka pemupukan tahap kedua pada tanaman padi masa pertumbuhan vegetatif,” ujar Serda Hermanto di sela kegiatan.
Menurutnya, pendampingan tersebut merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan sebagai bentuk motivasi kepada para petani agar tetap semangat dalam mengelola lahan pertanian. Dengan semangat dan pengawalan yang konsisten, diharapkan hasil panen dapat meningkat serta memberikan kesejahteraan bagi masyarakat desa.
Lebih lanjut ia menegaskan bahwa langkah ini juga menjadi bagian dari dukungan terhadap program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Sinergi antara TNI dan petani dinilai menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas produksi pertanian, khususnya komoditas padi sebagai bahan pangan pokok masyarakat.
Melalui kehadiran Babinsa di tengah-tengah petani, tercipta hubungan yang semakin erat antara aparat teritorial dan masyarakat. Semangat gotong royong, kebersamaan, serta kepedulian terhadap sektor pertanian menjadi fondasi kuat dalam mewujudkan desa yang mandiri dan tangguh pangan.
Reporter : MdC0802
Penulis : Eka Harnawa
Editor : Tim Redaksi Wartakotakita.com
