NEWS

Anak-Anak Desa Kembang Dibuat Betah, Cara Sederhana Satgas TMMD Bangun Kedekatan Tuai Simpati

Canda, permainan edukatif, dan nilai kebangsaan jadi jembatan kemanunggalan TNI dengan generasi muda di Wonogiri

Wonogiri - Wartakotakita.com - Kehadiran TNI dalam program TMMD Reguler ke-127 Kodim 0728/Wonogiri di Desa Kembang, Kecamatan Jatipurno, ternyata bukan hanya menghadirkan pembangunan fisik. Di balik suara alat kerja dan aktivitas pembangunan, terselip suasana hangat yang justru paling dirasakan oleh anak-anak desa.

Tawa riang hampir setiap hari terdengar di sekitar lokasi kegiatan. Anak-anak yang semula hanya menonton para prajurit bekerja, kini justru akrab dan tak segan mendekat. Kedekatan itu terbangun bukan karena fasilitas mewah, melainkan melalui pendekatan sederhana penuh kehangatan.

Salah satunya dilakukan oleh Praka Dryatmoko, anggota Satgas TMMD 127 Kodim Wonogiri. Di sela waktu istirahat pengerjaan sasaran fisik, ia menyempatkan diri berkumpul bersama anak-anak. Bukan sekadar mengobrol, ia mengajak mereka bermain sambil belajar.

Dengan metode ringan seperti tebak-tebakan, cerita, dan permainan edukatif, anak-anak perlahan menjadi nyaman. Tanpa mereka sadari, permainan tersebut berisi pengetahuan dasar, wawasan pendidikan, hingga pengenalan nilai kebangsaan.

Anak-anak pun terlihat antusias. Mereka berebut menjawab pertanyaan dan tertawa ketika jawaban temannya keliru. Suasana yang awalnya canggung berubah menjadi penuh keakraban.

Menurut Praka Dryatmoko, membuat anak-anak bahagia sebenarnya tidak harus menggunakan biaya besar.

“Untuk membuat mereka senang tidak perlu mahal. Banyak hal sederhana di sekitar kita yang bisa dimanfaatkan. Salah satunya bermain tebak-tebakan yang sekaligus memberi edukasi,” ujarnya.

Pendekatan humanis seperti itu menjadi bagian penting dalam pelaksanaan TMMD. Program tersebut tidak hanya menargetkan pembangunan infrastruktur, tetapi juga membangun hubungan emosional antara TNI dan masyarakat, terutama generasi muda.

Melalui cara bermain yang mendidik, anak-anak mulai mengenal disiplin, keberanian, serta semangat kebangsaan. Mereka bahkan kini menunggu waktu istirahat para prajurit, karena momen itulah yang menjadi waktu bermain bersama.

Warga setempat mengaku senang melihat anak-anak mereka dekat dengan anggota TNI. Selain mendapatkan hiburan, mereka juga memperoleh pelajaran berharga tentang sikap, sopan santun, dan cinta tanah air.

Kegiatan kecil tersebut menjadi bukti bahwa kemanunggalan TNI dengan rakyat tidak selalu harus melalui kegiatan besar. Terkadang, senyum, perhatian, dan waktu yang diberikan kepada anak-anak justru menjadi jembatan paling kuat dalam membangun kepercayaan masyarakat.

TMMD di Desa Kembang akhirnya bukan hanya meninggalkan jalan dan bangunan, tetapi juga kenangan manis bagi anak-anak yang kelak akan mengingat bahwa prajurit TNI pernah menjadi teman bermain sekaligus guru pertama tentang arti kebangsaan.

Reporter : Agus Kemplu
Penulis : Eka Harnawa
Editor : Tim Redaksi Wartakotakita.com


Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image