Tugas Negara Adalah Kehormatan
Jam Komandan Dandim Ponorogo, Meneguhkan Pengabdian dan Semangat Prajurit
Ponorogo - Wartakotakita.com - Pagi itu, suasana Gedung Paraduta Kodim 0802/Ponorogo terasa berbeda. Derap langkah prajurit yang memasuki ruangan berpadu dengan atmosfer disiplin dan kebersamaan. Di tempat inilah, Rabu (21/01/2026), seluruh anggota Kodim 0802/Ponorogo berkumpul dalam kegiatan Jam Komandan, sebuah ruang komunikasi penting antara pimpinan dan prajurit.
Di hadapan para anggota, Komandan Kodim 0802/Ponorogo, Letkol Arh Farauk Saputra, S.Sos., MMDS, menyampaikan pesan yang sederhana namun sarat makna. “Tugas negara adalah kehormatan.” Kalimat singkat itu menjadi penanda arah pengabdian, sekaligus peneguh nilai dasar setiap prajurit dalam menjalankan amanah negara.
Pengarahan tersebut tidak sekadar menjadi rutinitas kedinasan. Ia menjelma menjadi refleksi atas berbagai tugas dan program kerja yang selama ini telah dilaksanakan dan berjalan dengan baik. Mulai dari Program Makan Bergizi Gratis, ketahanan pangan, TNI Manunggal Air, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), Pembangunan Jembatan Perintis Garuda, hingga dukungan di bidang kesehatan. Seluruh program itu, sebagaimana ditegaskan Dandim, bermuara pada satu tujuan besar: meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Di balik keberhasilan berbagai program tersebut, tersimpan kerja panjang yang tidak selalu terlihat. Kerja keras, sinergi, dan kebersamaan menjadi fondasi utama. Dandim menaruh perhatian khusus pada peran Bintara Pembina Desa (Babinsa), yang selama ini menjadi ujung tombak satuan teritorial. Mereka hadir di tengah masyarakat, menyatu dengan kehidupan desa, sekaligus memastikan setiap program berjalan sesuai harapan.
Program KDKMP dan Pembangunan Jembatan Perintis Garuda menjadi contoh nyata. Sebagian telah rampung dan memberi manfaat langsung, sementara sebagian lainnya masih berproses dengan pengawalan ketat di lapangan. Semua itu tidak lepas dari dedikasi Babinsa yang bekerja tanpa mengenal waktu.
“Terima kasih kepada seluruh anggota, terutama Babinsa, yang telah bekerja sangat maksimal dalam menjalankan tugas, termasuk mengawal program-program pemerintah yang saat ini berjalan dan telah membuahkan hasil,”ungkap Dandim, disambut perhatian penuh para prajurit.
Lebih dari sekadar evaluasi, pengarahan tersebut juga menjadi penguatan nilai. Dandim menegaskan bahwa setiap prajurit harus selalu siap menjalankan tugas apa pun yang diberikan, dengan mengedepankan profesionalisme, tanggung jawab, dan semangat pengabdian tertinggi. Bagi prajurit, tugas bukan sekadar kewajiban, melainkan kehormatan yang harus dijaga dengan sikap dan perilaku terbaik.
Penegasan itu kembali ditekankan dengan suara mantap.
“Tugas negara adalah kehormatan. Kita siap menjalankan dan menyukseskan setiap tugas maupun program dari pemerintah dan Komando Atas,”tegasnya.
Sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi tersebut, Dandim tidak berhenti pada ucapan terima kasih. Apresiasi dan hadiah diberikan kepada anggota, khususnya Babinsa yang setiap hari terjun langsung ke lapangan. Sebuah simbol dukungan moril, sekaligus pemantik semangat agar kinerja terbaik terus terjaga.
Menjelang akhir pengarahan, pesan Dandim kembali mengalir dengan nada kepedulian. Ia menghimbau seluruh anggota, baik prajurit maupun PNS, agar senantiasa menjaga semangat kerja, melaksanakan tugas secara maksimal, menjaga keamanan dan kesehatan, serta menghindari segala bentuk pelanggaran yang dapat merugikan diri sendiri, keluarga, dan satuan.
Jam Komandan pagi itu pun ditutup dengan kesadaran bersama. Bahwa di balik setiap seragam yang dikenakan, tersimpan tanggung jawab besar. Bahwa setiap tugas, sekecil apa pun, adalah bagian dari kehormatan mengabdi kepada negara dan rakyat.
Reporter : MdC0802
Penulis : Eka Harnawa
Editor : Tim Redaksi Wartakotakita.com
