Gotong Royong Padamkan Api, Babinsa dan Warga Cegah Kebakaran Rumpun Bambu Meluas
Kesigapan Babinsa, Damkar, BPBD, aparat desa, dan masyarakat berhasil melokalisir kobaran api sebelum merembet ke permukiman warga
Ponorogo - Wartakotakita.com – Kepulan asap dan kobaran api di tengah rumpun bambu sempat mengundang kekhawatiran warga Dukuh 1, Desa Siwalan, Kecamatan Mlarak, Kabupaten Ponorogo, Sabtu (17/10/2026).
Namun, situasi tersebut tidak berlangsung lama. Kesigapan Babinsa bersama unsur terkait dan masyarakat setempat berhasil menghentikan laju api, sehingga kebakaran tidak sampai merembet ke permukiman warga.
Kebakaran terjadi di wilayah Koramil 0802/15 Mlarak, Kodim 0802/Ponorogo, yang merupakan wilayah desa binaan Sertu Santoso, Babinsa Desa Siwalan.
Informasi mengenai kebakaran pertama kali diterima Sertu Santoso dari masyarakat. Mendapat laporan tersebut, ia segera bergerak menuju lokasi untuk memastikan kondisi sekaligus melakukan koordinasi dengan unsur terkait.
Di tengah situasi yang membutuhkan penanganan cepat, semangat gotong royong menjadi kekuatan utama. Babinsa bersama personel Polri, anggota Pemadam Kebakaran (Damkar), BPBD, perangkat Desa Siwalan, serta masyarakat bahu-membahu melakukan pemadaman.
Peralatan manual digunakan untuk mengendalikan api. Upaya tersebut kemudian diperkuat dengan dukungan satu unit mobil water tank pemadam kebakaran.
Kerja sama lintas unsur itu membuahkan hasil. Api berhasil dilokalisir dan dipadamkan sebelum menjalar lebih luas.
Meski api telah berhasil dikendalikan, pemantauan tetap dilakukan. Sertu Santoso bersama unsur terkait memastikan tidak ada bara atau percikan api yang kembali memicu kebakaran.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Sertu Santoso mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama saat kondisi lingkungan kering.
Ia juga mengingatkan warga untuk tidak melakukan pembakaran sampah secara sembarangan, terlebih tanpa pengawasan.
“Berkat sinergitas dari semuanya, termasuk masyarakat, akhirnya api bisa dipadamkan. Kami berterima kasih kepada semua pihak yang sigap membantu,” tutur Sertu Santoso.
Ia menambahkan, pemantauan terus dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan munculnya kembali percikan api di lokasi.
Peristiwa tersebut menjadi gambaran bahwa kepedulian masyarakat, kesigapan aparat, dan semangat gotong royong menjadi bagian penting dalam menghadapi ancaman kebakaran di lingkungan permukiman maupun lahan terbuka.
Reporter : Eka Harnawa
Penulis : Tim Redaksi
Editor : Tim Redaksi Wartakotakita.com
