JANGAN PANIK, JANGAN MENIMBUN! Polres Ponorogo Pastikan Pemantauan BBM Terus Berjalan
Kapolres Ponorogo Ajak Warga Belanja BBM Secukupnya dan Tak Mudah Terpengaruh Isu
PONOROGO - Wartakotakita.com - Di tengah munculnya berbagai informasi mengenai ketersediaan bahan bakar minyak (BBM), masyarakat di Kabupaten Ponorogo diimbau untuk tetap tenang. Kepanikan justru berpotensi memicu pembelian berlebihan yang dapat mengganggu kelancaran distribusi BBM di tengah kebutuhan masyarakat.
Polres Ponorogo mengambil langkah dengan terus melakukan pemantauan terhadap situasi stok dan distribusi BBM di wilayah Kabupaten Ponorogo. Pemantauan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga situasi tetap kondusif sekaligus memastikan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi secara wajar.
Kapolres Ponorogo AKBP Damus Asa, S.H., S.I.K., M.H., mengajak masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas sumber dan kebenarannya.
Menurutnya, masyarakat tidak perlu melakukan pembelian BBM secara berlebihan. Kebutuhan hendaknya disesuaikan dengan keperluan sehari-hari sehingga distribusi tetap berjalan dan dapat dinikmati seluruh lapisan masyarakat.
“Kami mengimbau masyarakat Kabupaten Ponorogo agar tetap tenang, tidak panik, dan membeli BBM sesuai kebutuhan. Jangan melakukan pembelian berlebihan, apalagi penimbunan, karena tindakan tersebut dapat mengganggu distribusi dan merugikan masyarakat lainnya,” tegas AKBP Damus Asa.
Ia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) dengan tidak menyebarkan maupun mempercayai informasi yang belum terverifikasi.
Informasi resmi menjadi rujukan utama. Masyarakat dapat memperoleh perkembangan mengenai kondisi pasokan dan distribusi BBM melalui pihak berwenang, pengelola SPBU, maupun instansi terkait.
Langkah tersebut dinilai penting agar masyarakat memperoleh informasi yang benar dan tidak mengambil keputusan berdasarkan kabar yang belum dapat dipastikan kebenarannya.
Di sisi lain, Polres Ponorogo juga mengingatkan agar masyarakat tidak melakukan praktik penimbunan BBM. Selain dapat mengganggu distribusi, penimbunan berpotensi merugikan masyarakat lain yang membutuhkan BBM untuk aktivitas sehari-hari.
Masyarakat yang menemukan adanya indikasi penimbunan atau praktik lain yang berpotensi menghambat distribusi BBM diminta segera menyampaikan informasi tersebut kepada pihak berwenang agar dapat dilakukan penanganan sesuai ketentuan yang berlaku.
Pesan yang disampaikan Polres Ponorogo pada akhirnya sederhana: tidak perlu panik, tidak perlu membeli secara berlebihan, dan jangan mudah percaya pada isu yang belum jelas.
Dengan membeli BBM sesuai kebutuhan dan mengandalkan informasi resmi, masyarakat turut berperan menjaga distribusi tetap lancar serta menciptakan suasana yang aman dan kondusif di Kabupaten Ponorogo.
Penulis : Eka Harnawa
Editor : Tim Redaksi Wartakotakita.com

