Medan Ekstrem Tak Surutkan Semangat, TNI dan Warga Bahu-Membahu Bangun Jembatan di Ponorogo
Ponorogo - Wartakotakita.com - Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap III tahun 2026 yang digarap oleh Kodim 0802/Ponorogo terus berjalan meski menghadapi berbagai tantangan di lapangan. Proyek strategis pemerintah tersebut tersebar di empat titik lokasi di wilayah Kabupaten Ponorogo dan hingga kini masih dalam proses pengerjaan, Rabu (22/04/2026).
Adapun keempat titik pembangunan tersebut berada di Kecamatan Bungkal tepatnya di Sungai Beji Garon Dukuh Goran Desa Bungkal, kemudian di Kecamatan Sambit yang berlokasi di Sungai Kalisonggo Dukuh Glagahan Desa Maguwan. Selanjutnya di Kecamatan Jambon tepatnya di Sungai Sidowayah Dukuh Sidowayah Desa Sidoharjo serta satu titik lainnya di Kecamatan Slahung yang berada di Sungai Watu Putih Dukuh Gagakan Desa Ngloning.
Dalam pelaksanaannya, setiap lokasi memiliki tantangan tersendiri, mulai dari faktor cuaca, kesiapan material, hingga kondisi geografis yang cukup sulit dijangkau. Salah satu titik yang paling menantang berada di Dukuh Sidowayah, Desa Sidoharjo, Kecamatan Jambon, di mana medan menuju lokasi pembangunan tergolong ekstrem.
Akses jalan yang terbatas membuat kendaraan roda empat tidak dapat menjangkau lokasi tersebut. Kondisi ini memaksa para personel TNI bersama masyarakat harus bekerja ekstra keras dalam mendistribusikan material pembangunan.
Bahkan, untuk mempercepat proses pengerjaan, mesin molen pengaduk campuran yang biasanya digunakan secara praktis, harus dipindahkan secara manual oleh anggota TNI dan warga setempat dengan penuh semangat kebersamaan.
“Semua bahan material kami angkut menggunakan sepeda motor, artco, gerobak, bahkan dipikul. Mesin molen pun kami geser bersama masyarakat karena medan yang sulit,” ungkap Peltu Daldiri, Batuud Koramil Tipe B 0802/20 Jambon yang setiap hari turun langsung di lokasi.
Ia juga menegaskan bahwa keterlibatan masyarakat dalam pembangunan tersebut sangat tinggi. Sinergi antara TNI dan warga menjadi kunci utama dalam menghadapi berbagai kendala di lapangan.
“Antusias warga sangat luar biasa. Kami di sini benar-benar bekerja bersama, keterlibatan anggota dan masyarakat setiap hari sangat maksimal,”tambahnya.
Dengan semangat gotong royong yang terus terjaga, diharapkan pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap III ini dapat segera rampung dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan akses transportasi dan perekonomian di wilayah pedesaan.
Reporter : MdC0802
Penulis : Eka Harnawa
Editor : Tim Redaksi Wartakotakita.com
