Dikebut TNI dan Warga, Jembatan Perintis Garuda Buka Akses Ekonomi Desa di Balong, Ponorogo
Jembatan Perintis Garuda, Pondasi Asa Perekonomian Desa di Balong Ponorogo, TNI dan Warga Bersatu, Infrastruktur Pedesaan Dikebut demi Masa Depan Masyarakat
PONOROGO - WARTAKOTAKITA.com - Di atas aliran sungai yang selama bertahun-tahun menjadi batas sekaligus tantangan bagi mobilitas warga, sebuah harapan perlahan dibangun. Jembatan Perintis Garuda di Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo, kini berdiri sebagai simbol kerja bersama dan tekad kuat untuk menggerakkan roda perekonomian desa.
Pembangunan jembatan yang menghubungkan Desa Jalen dan Desa Dadapan tersebut terus menunjukkan progres signifikan. Hingga Minggu (25/01/2026), capaian pembangunan telah menyentuh angka 47,35 persen. Proyek ini merupakan bagian dari program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan infrastruktur pedesaan.
Yang istimewa, proses pengerjaan jembatan ini dilaksanakan secara gotong royong oleh anggota TNI Kodim 0802/Ponorogo, unsur terkait, serta masyarakat setempat. Demi mempercepat penyelesaian, para prajurit bahkan bekerja secara nonstop hingga malam hari, menunjukkan dedikasi tanpa mengenal lelah.
Komandan Kodim 0802/Ponorogo, Letkol Arh Farauk Saputra, S.Sos., MMDS, melalui Media Center 0802 menegaskan bahwa percepatan pembangunan tersebut merupakan wujud nyata komitmen TNI dalam mendukung program pemerintah dan melayani kepentingan rakyat.
“Kodim 0802/Ponorogo senantiasa berupaya berbuat maksimal dan terbaik dalam setiap pelaksanaan tugas, termasuk dalam menyukseskan program pemerintah ini,” tegas Letkol Arh Farauk Saputra.
Ia menambahkan bahwa pembangunan infrastruktur di pedesaan, khususnya jembatan perintis, memiliki peran strategis dalam membuka akses ekonomi masyarakat.
“Pembangunan jembatan seperti Perintis Garuda ini merupakan fondasi utama dalam membuka asa perekonomian desa,” jelasnya.
Harapan besar juga datang dari masyarakat. Asmani, Kepala Dusun Jalen, yang mewakili warga Desa Jalen, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas dibangunnya jembatan tersebut.
“Alhamdulillah, kami sangat senang sekali dengan dibangunnya jembatan ini,” ungkapnya penuh rasa bangga.
Menurutnya, kehadiran jembatan Perintis Garuda akan membawa dampak positif yang nyata bagi kehidupan warga. Akses transportasi menjadi lebih mudah, terutama bagi para petani yang lahannya berada di seberang sungai, serta bagi anak-anak yang menempuh pendidikan di MTs dan MAN Desa Jalen.
“Mudah-mudahan jembatan ini benar-benar mempermudah aktivitas warga dan menjadi jalan menuju kesejahteraan bersama,” tuturnya penuh harap.
Jembatan Perintis Garuda bukan sekadar bangunan beton dan baja. Ia adalah simbol kolaborasi, pengabdian, dan harapan baru bagi masyarakat Balong, Ponorogo sebuah pondasi kokoh untuk masa depan desa yang lebih maju.
Penulis : Eka Harnawa
Editor : Tim Redaksi Wartakotakita.com
